dalam kehidupan kita sehari-hari banyak ungkapan yang sebenarnya tidak benar-benar sesuai dengan arti yang dimaksudkan, namun demikian toh tetap saja komunikasi dapat berjalan dengan baik. misalnya ungkapan ‘mau mengambil atm dulu’, yang dimaksudkan tentunya bukan mengambil kotak atm untuk dibawa pulang, namun mengambil uang di atm.
mengapa hal itu dapat berjalan dengan baik, hal ini karena secara tidak sadar terdapat kesepakatan diantara pihak-pihak yang berkomunikasi untuk menyederhanakan ungkapan sehingga memudahkan baik bagi pembicara maupun yang mendengar. hal ini memiliki konsekuensi banyaknya kata yang hilang walaupun secara implisit tetap digunakan dalam pembicaraan. tentu hal ini memerlukan proses, yang mungkin berada dalam bawah sadar, sehingga lama-kelamaan menjadi kesepakatan umum.
apa yang ingin saya sampaikan adalah, bahwa janganlah kita menilai sesuatu dari apa yang ada, yang tertulis dan terlihat, tetapi lihatlah esensi di balik sesuatu tersebut. saya yakin, yang di balik kata adalah jauh lebih indah dan memesona dibanding bila kita hanya terpaku pada kata per kata.
* mungkin tidak terlalu nyambung dan meloncat, soalnya buru2 buatnya, lain waktu saya sempurnakan
Posted by: cru1s3r | October 15, 2010
salah kaprah
Advertisement
Posted in Rada serius
Recent Comments